![]() |
| Foto Milik : El Bueno |
Awalmula nasi krawu digresik tidak ada yang tahu tahun tepatnya diperkenalkan. Namun, banyak versi yang berkembang di masyarakat. Yang menarik, hampir sebagian besar para penjual Nasi Krawu adalah pendatang dari Madura.
Cerita yang berkembang Dahulu, ketika Pelabuhan Gresik menjadi arus keluar masuknya barang membuat para penjual nasi asal Madura membuka dagangan di pelabuhan Nyai Ageng Pinatih, pelabuhan pertama di Gresik. Saat itu, para wanita Madura menjual nasi yang murah. Supaya harganya sesuai dengan kantong para kuli bongkar muat pelabuhan, para penjual mensiasati dengan memasak daging yang disuwir-suwir.
![]() |
| Foto : kuliner panduanwisata |
Saat ini hampir disetiap pojok kota ada warung yang menjajakan Nasi Krawu. warung nasi krawu tersebut lokasinya mulai dari emperan toko, tatanan lincak di kampung-kampung bahkan di gang-gang pemukiman penduduk banyak pedagang yang menjual nasi krawu.
Sangat mudah dijumpai jika anda berkunjung ke gresik, ketika memasuki kota gresik lewat Romo Kalisari anda akan sudah bisa menemui nasi krawu yang terletak di Jalan Veteran dan begitu anda masuk semakin kearah pusat kota akan semakin sering menjumpai penjual nasi krawu.
Biasanya penikmat nasi krawu menambahakan kuah semur sebagai pelengkap. Kuah semur ini terbuat dari kaldu daging serta jeroha yang didominasi oleh usus. Namun cara ini tidak cocok untuk anda yang punya pantangan dengan kolestrol tinggi, sebab kuah semur ini akan menambah tinggi kolestrol yang akan anda konsusmsi. Saran yang cocok untuk anda yang ingin merasakan nasi krawu namun terkendala kolestrol maka jangan memesan nasi krawu dengan tambahan kuah.
Untuk membedakan rasa manis/asli dan pedas anda bisa melihat poya yang dipakai. Poya warna kuning rasanya manis, sedang poya merah serasa pedas.Rasa nasi krawu akan lebih khas dan terasa saat dilengkapi dengan sambel yang terbuat dari petis, terasi dan cabe.



0 komentar:
Posting Komentar